Story for the Soul
Kisah-kisah, bila menjadi hidup di dalam pikiran pendengarnya,membungkus diri mereka seputar perjalanan itu sendiri bagaikan sepasang lengan dan kaki, memeluk sang pengelana dalam rengkuhan mereka dan membawanya serta.
( Irene Guillford )
Bepergian merupakan salah satu kebebasan kita yang paling berharga. Sejak masih berusia muda, kita terpesona pada tempat-tempat yang tidak ada di peta, terasa begitu kuat dan mengundang. Pada masa sekarang ini kita bisa bepergian lebih cepat daripada sebelumnya, dalam sehari, dua hari, kita bisa berada hampir dimanapun di dunia. Akan tetapi, ke mana pun tempat tujuan kita, pada akhirnya perjalanan itulah yang menjadi sumber kisah-kisah kita yang paling berharga serta menjadi sumber utama " Story for the traverel`s soul".
Entah berupa jalan-jalan romantis akhir minggu, perjalanan bisnis yang terburu-buru, ataupun petualangan jangka panjang di luar negri, bepergian memberikan kesempatan-kesempatan yang tidak ternilai bagi kita untuk menambah, memperkaya, serta mengembangkan kehidupan kita. Indra-indra kita dibombardir oleh segala sesuatu yang baru dan tidak familier bagi kita. Kita menemukan berbagai adat budaya yang unik dan tidak terhitung banyaknya, wajah-wajah baru, serta saat-saat penuh keajaiban yang mengubah cara berpikir kita serta cara merasakan. Kita mengahadapi sederetan tantangan yang menguji keyakinan-keyakinan kita yang paling dalam, dan dalam proses tersebut kita jadi belajar lebih banyak tentang siapa kita sebenarnya dan kita bisa menjadi seperti apa.
Kita belajar untuk tidak merasa takut kepada hal-hal yang tidak kita kenal, melainkan untuk menikmati berbagai kejutan yang diberikan. Kita belajar untuk menjalani hidup dengan lebih banyak menggunakan hati daripada otak kita. Kita memulai persahabatan, cinta, menghargai keramahtamahan orang-orang yang baru saja kita jumpai, dan mencari cara-cara untuk membuat perbedaan nyata di dalam dunia kita.
Kita belajar untuk menaruh kepercayaan pada jalan yang belum dilalui siapa pun, untuk bersuka cita dalam nafsuberkelana kita, dan untuk memupuk jiwa pemberani kita.
Kita mulai memandang tiket-tiket elektronik kita sebagai kesempatan untuk memperoleh pemahaman yang lebih besar serta pertumbuhan pribadi, paspor yang berharga untuk membangun hubungan yang lebih kaya dan lebih dalam dengan sesama manusia.
Mengutip kata Santo Agustinus, " Dunia ini bagaikan buku, dan orang-orang yang tidak pernah bepergian hanya membaca satu saja halamannya."
Sabtu, 27 November 2010
Tidak Ada Yang Namanya Kegagalan Yang Ada Hanyalah Umpan Balik
Minggu, 21 November 2010
Hidup Jangan Tertidur
Sabtu, 20 November 2010
Kami Hampir Saja
Sabtu, 13 November 2010
7 Kebiasaan Orang Orang yang Berbahagia
"There is only one success -to be able to spend your life in your own way. -Christopher Morley"
Lalu, apa itu sukses? Kita sering mendengar orang berkata si A sukses dan si B belum sukses. Kita juga sering mendengar seseorang dikatakan sukses apabila memiliki minimal salah satu dari berikut ini: harta yang banyak, atau nama harum, atau kekuasaan/pengaruh di masyarakat. Menjadi pengusaha kaya raya, penyanyi terkenal, pejabat tinggi adalah sekian contoh-contoh orang yang sukses. Demikianlah masyarakat mendefinisikan sukses, dan kita hidup dalam bayang-bayang menurut definisi masyarakat tersebut.
